Tanpa perencanaan dan persiapan yang tepat, perkara peralatan dan perlengkapan ini dapat menjadi kompleks. Bayangkan saja, memilah barang-barang apa saja yang akan kita butuhkan dari bangun tidur sampai tidur kembali, dan pemilahan ini akan dibatasi dengan kemampuan individu dan tim dalam membawanya. Memang, perjalanan berkeliling Eropa ini bukanlah seperti perjalanan ke puncak gunung yang melalui hutan rimba, tapi tentu saja kita memiliki batasan untuk memimalisir belanja seperti kapasitas bawaan dan anggaran. Karenanya diawal kami telah menetapkan kapasitas maksimal bawaan kami dan merinci semua perlengkapan tim dan peralatan pribadi yang umum.
Luggage capacity
Kapasitas maksimum barang yang dapat kami bawa adalah satu koper kecil atau satu rucksack per orang ditambah, opsional, satu daysack. Rucksack yang dimaksud adalah backpack carrier berukuran 50-60 liter. Sedangkan koper yang kami gunakan adalah koper berukuran 18 inch. Untuk daysack, umumnya menggunakan tas punggung harian yang biasa dipakai sekolah atau ke kampus. Kami sedapat mungkin mencegah membawa barang jinjingan apapun agar tidak menyulitkan diri saat perlu transit atau berpindah kereta dengan cepat. Total kapasitas bawaan kami adalah 2 carrier kapasitas 50 dan 60 liter, 2 koper ukuran 18 inci dan 1 koper 15 inci. Kami juga membawa 4 daysack dan satu tas pinggang.

Team Equipment
Perlengkapan tim kami kategorisasi menjadi dua bagian besar, yakni perlengkapan makan, tidur, dan P3K. Perlengkapan tidur dimasukan kedalam perlengkapan tim karena hanya berisikan dua matras, satu playsheet, dan satu sleeping bag. Perlengkapan ini hanya sewaktu-waktu saja dibutuhkan dalam kondisi darurat. Untuk perlengkapan makan, selain peralatan makan dan botol minum pribadi, kami juga menyiapkan peralatan masak sederhana, yakni panci kukusan ukuran 1 liter dan small multi-function rice cooker atau lebih dikenal dengan nama magic-jar berkapasitas 1 liter.
Kami juga membawa persiapan makanan beras, garam, gula, minyak, abon, mi instan, saus tomat, kecap, sambal (sachet), kopi, dan beberapa bumbu instan sachet, seperti bumbu rendang, gule, dan soto.
Penganan lain yang selalu kami siapkan di perjalanan yang umumnya dibeli di mini Market adalah roti, susu, coklat, buah-buahan seperti pisang, apel, jeruk, atau anggur. Semua penganan ini relatif mudah didapatkan dan murah. Terkadang tersedia juga buah per atau peach yang cukup murah di Eropa. Untuk roti, selain roti tawar, tidak jarang dilengkapi dengan croissant atau jenis roti khas Eropa lain yang berasa yang bisa kami pastikan kehalalannya.
Perlengkapan P3K standar di kendaraan ditambah beberapa butir paracetamol dan minyak kayu putih juga kami bawa. Kami dibekali juga dengan Antangin serta Madu propolis racikan khusus oleh mbak Anis dan mbak Indy saat berada di Gent, Belgia. Kalau kerasa capek-capek (karena umur :D), minum ini, begitu kata mbak Anis saat memberikan bungkusan Antangin.

&&&
- ExploreEurope
ExE3: Peralatan dan Perlengkapan
ExE2: Akomodasi
ExE1: Rute Perjalanan 2#2
ExE1: Rute Perjalanan 1#2
