Musim panas 2022, saat Eropa telah membuka kondisi lockdown dari wabah Covid-19, kami diberikan karunia berkesempatan menjelajahi 20 negara di Eropa*. Perjalanan ini sesungguhnya kami awali dengan “latihan tim” mengunjungi beberapa kota besar di Jerman selama beberapa weekend. Tidak semata traveling biasa, perjalanan yang kami namai dengan Explore Europe 2022 ini kami niatkan untuk menapaki jejak peradaban Islam di Eropa, termasuk fakta sejarah sebelum dan setelahnya.

AnnasFam. Ki-Ka: Miftah H. Qadri, Faris D. Qadri, Linda Salma A., Annas Vijaya, Tsurayya H. Qadri.
Berbekal membaca sejarah dari beberapa kitab dan juga beberapa bab dalam buku-buku perjalanan, kami mulai perjalanan dari Kota Bremen, Jerman, yang menjadi domisili kami saat ini. Meski rute perjalanan kami tidak sesuai dengan runutan tempat-peristiwa sejarah penyebaran, kejayaan, dan keruntuhan dominasi peradaban Islam di Eropa, namun rangkaian peristiwa sejarah tersebut masih sangat jelas kami lihat.
Rangkaian bukti sejarah tersebut dapat secara langsung dilihat di lokasi seperti istana, benteng pertahanan, drainase, budaya masyarakat, dan juga cerita beberapa orang-orang lokal dan para pemandu di lokasi yang kami kunjungi. Beberapa koleksi-koleksi di museum yang kami kunjungi juga semakin menguatkan fakta dari rangkaian peristiwa sejarah tersebut.




Emotional
Layaknya perjalanan ala backpacker, sungguh perjalanan ini sangat emosional sekali. Kadang tertawa, bersedih, menangis, bahagia, marah, bertengkar, bersenda gurau, kehujanan, kepanasan (hingga suhu 50 dercel), kepayahan berlari mengejar kereta, tersesat di negeri antah-berantah, hingga gembira bersama para sahabat yang bisa dikunjungi yang menjadi keluarga terdekat di tanah rantau. Hingga kami menganggap bahwa semua rasa itu adalah warna-warni nan indah bagai miniatur perjalanan hidup kita di dunia yang hanya sesaat yang harus dinikmati dengan kesyukuran pada Sang Pencipta dan Sang Penguasa alam semesta: Allah Subhanahuwata’ala!

Value
Selain menambah wawasan, catatan perjalanan ini juga kami niatkan sebagai sarana berbagi pengetahuan yang kami harap dapat berguna bagi Anda. Karena selain beberapa tips bagaimana menjelajahi 20 negara Eropa dengan gaya backpacker dalam waktu 40 hari dan biaya relatif sangat murah (3.500 Euro saja untuk sekeluarga 5 orang), terdapat beberapa lesson learn yang mungkin dapat diambil sebagai bagian dari perbaikan.



Untuk memudahkan dan agar tetap nyaman, catatan perjalanan ini kami bagi secara tematik dalam beberapa postingan, seperti persiapan fisik-mental-pengetahuan, pengelolaan peralatan, biaya, uang-currency, rute perjalanan negara-kota-tempat bersejarah, akomodasi, makan-minum-penganan, P3K, paspor-resident permit, dan liputan negara-kota-tempat bersejarah yang kami kunjungi.
Selalu semangat dan Salam Pembelajar!
Annas Familie
*Urutan negara rute perjalanan kami: Jerman, Belanda, Belgia, Perancis, Swiss, Spanyol, Italia, Vatikan, Slovenia, Kroasia, Hungaria, Romania, Bulgaria, Turkiye, Slovakia, Cheko (Czechia), Polandia, Denmark, Norwegia, Swedia.
- ExploreEurope
ExE3: Peralatan dan Perlengkapan
ExE2: Akomodasi
ExE1: Rute Perjalanan 2#2
ExE1: Rute Perjalanan 1#2
Proudly powered by WordPress
